Senin, 24 Agustus 2009

TANAMAN OBAT

. Senin, 24 Agustus 2009


Guru Besar Departemen Farmasi Fakultas MIPA UI, Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, menyatakan bahwa beberapa tanaman obat sebenarnya layak disebut herba rasional karena telah terbuktikan selama bertahun-tahun, meski secara empiris. Tanaman obat ini paling tidak telah teruji khasiat, efektivitas, dan keamanannya.

Jenis-jenis herba yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan ginjal dan kandung kemih diantaranya :

KUMIS KUCING
Bersifat diuretic, bermanfaat untuk mengatasi infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, kencing batu, batu kantung empedudan sebagai antipiretik.
Komponen berhasiat :
Eupatrin, sinensetin, 3-hidroksi-tetrametil flavon dan siphonol A-E.

Cara menramu:
Kumis kucing dan meniran, masing-masing 30 gram, direbus. Setelah dingin airnya diminum

LOBAK
Sebagai peluruh batu ginjal.
Cara meramu :
200 gram lobak dibuat jus, lalu disaring dan diminum untuk satu hari.

TAPAK LIMAN
Seluruh bagian tanaman dapat dimanfatkan sebagai peluruh batu ginjal, untuk meningkatkan kinerja ginjal, antiseptic, anti radang dan penurun panas.
Komponen berhasiat deoxy, isodeoxyelephantopin dan seskuiterpena.

Cara meramu :
Rebus 15-30 gram tanaman yang telah dikeringkan, airnya diminum.

PEGAGAN
Bersifat antibakteri, menyembuhkan luka, antiradang, antioksidan, dan meningkatkan kinerja ginjal. Telah melalui beberapa uji praklinis untuk antibakteri, ginjal dan antitumor. Digunakan sebagai obat untuk membantu penyembuhan luka dan radang pada saluran kemih.

Cara meramu:
Daun segar sebanyak 50-80 gram direbus, airnya diminum.

DAUN SENDOK
Bermanfaat sebagai antiinflamasi, melarutkan batu ginjal, meninggalkan kerja ginjal dan sebagai antibakteri.

Komponen kimia:
Plantaginin, homoplantaginin, katalpol.

Cara meramu:
Rebus 15-30 gram daun dengan 2 gelas air sampai tinggal 1 gelas, lalu minum.

TEMPUYUNG
Sebagai peluruh kemih, melarutkan batu empedu dan meningkatkan kinerja ginjal.

Komponen Kimia : Flavonoid dan aeskulin

Cara meramu :
5 lembar daun tempuyung, 5 lembar daun alpukat, 5 lembar daun sawi tanah direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa 2 gelas. Minum setelah dingin.

Cara lain:
5 lembar daun tempuyung, 6 buah jagung muda dan gula aren secukupnya direbus, airnya diminum.

CEPLUKAN
Sebagai peluruh batu dan meningkatkan kinerja ginjal, bersifat analgesic, antitumor dan antiseptic.

Komponen Kimia: Fisalin B, D, F dan withangulatin A
Saat ini pengembangan penelitian diarahkan untuk membuktikan potensinya sebagai antikanker.

Cara meramu:
Konsumsi langsung buahnya atau air rebusan daun secukupnya.

ALANG-ALANG
Sebagai infuse rimpang, sebagai peluruh batu dan meningkatkan kinerja ginjal, menurnkan tekanan darah, sekaligus pereda panas dalam. Hasil penelitian membuktikan tanaman ini tidak beracun, dam praktis penggunaannya karena cukup direbus.

Kandungan Kimia : Arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin dan skopoletin.

DAUN ALPUKAT
Perasan daun alpukat berkhasiat sebagai peluruh batu ginjal dan meningkatkan kerja ginjal. Seduhan daun sebagai pelarut batu ginjal kalsium.
Komponen kimia: Polifenol, flavonoid,alkolodi dan saponin.

KEJI BELING
Daun berkhasiat sebagai peluruh dan pelarut batu ginjal dan batu kandung empedu. Untuk batu kandung kemih: rebus bersama tongkol jagung muda.
Untuk batu ginjal : campur dengan daun meniran dan daun ungu. Dapat juga dicampur dengan tempuyung dan tongkol jagung muda.

MENIRAN
Digunakan sebagai peluruh batu ginjal dan mengurangi infeksi sekaigus mempertahankan kinerja ginjal, meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk ramuan diuretic : 20 gram herba direbus selama 15 menit, lalu diminum
Komponen Kimia : Flavonoid Kuersitrin, kuersitrin, isokuersitrin, filantin dan nirantin.

DAUN SAMBILOTO
Digunakan bila terjadi komplikasi, penghancuran batu ginjal, nanah dalam saluran kencing, dan atau darah dalam saluran kencing. Berfungsi sebagai diuretic dan peningkat daya tahan tubuh.

Komponen kimia: Andirgafolida, neoandrografolida, homoandrografolida, andrografin.

Dara meramu :
Rebus daun segar atau yang telah dikeringkan secukupnya.


Sumber: Gaya Hidup Sehat

0 komentar:

Posting Komentar