Selasa, 23 Maret 2010

CALON PENGANTIN WAJIB SUNTIK TT SEBELUM MENIKAH

. Selasa, 23 Maret 2010

Di masa kini,pasangan yang hendak menikah sudah mulai akrab dengan premarital test atau tes kesehatan pranikah. Salah satu yang harus dipenuhi dan merupakan aturan wajib dari pemerintah adalah Vaksin Tetanus Toksoid(TT).Menikah perlu banyak persiapan. Yang terutama tentu kondisi kesehatan. Salah satu persiapan fisik bagi kaum perempuan yang berkaitan dengan administrasi adalah surat keterangan bebas Tetanus Toksoid(TT).

Surat sakti tersebut diperlukan untuk melengkapi berkas di Kantor Urusan Agama(KUA). Surat yang di keluarkan oleh pihak berwenang dalam medis ini sudah menjadi aturan resmi pemerintah sejak tahun 1986. Meskipun suntikan TT pernah di dapat masa kecil, perempuan yang hendak menikah wajib mendapat vaksinasi TT lagi. Vaksin TT dianggap penting karena tetanus pernah menjadi momok yang berakibat kematian bayi Indonesia. Vaksinasi tetanus pada perempuan yang hendak menikah akan meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi tetanus.

Di negara berkembang seperti Indonesia, kasus tetanus pada bayi baru lahir masih sering ditemui. Menurut WHO, angka kematian akibat tetanus di negara berkembang 135
kali lebih besar dari pada di negara maju. Kondisi ini dikarenakan tetanus terkait
erat dengan masalah sanitasi dan kebersihan selama proses kelahiran. Bisa jadi
karena alat penggunaan kebidanan yang tidak steril, misal guntingnya kotor. Masih
banyak proses kelahiran di Indonesia dilakukan oleh tenaga tidak terlatih dengan
baik secara medis.

Infeksi tetanus tidak hanya membahayakan nyawa bayi, tapi juga ibu. Karena itu program vaksinasi TT ini terutama ditujukan bagi kaum wanita di daerah pedesaan dan
terpencil. Tapi sayangnya belum semua perempuan mendapat vaksin TT sebelum menikah
karena banyak pasangan yang menikah siri alias menikah secara agama saja.
Sebenarnya target pemberian vaksin ini tidak hanya pada perempuan yang akan menikah
saja, tapi juga pada wanita usia subur. Waktu yang tepat untuk mendapatkan vaksin
TT sekitar dua hingga enam bulan sebelum pernikahan. Ini diperlukan agar tubuh
memiliki waktu untuk membentuk antibodi.

Lalu bagaimana dengan calon pengantin PRIA???
Vaksin TT bisa diberikan pada pria dewasa untuk melindungi si pria dari bahaya
tetanus, tak ada kaitannya dengan pencegahan infeksi tetanus pada bayi.

39 komentar:

Anonim mengatakan...

waktu saya menikah kok g ada aturan wajib vaksin?
trs gmn?
saya sudah menikah 3 bln..mohon informasi apa saya masi bisa vaksin??seberapa penting?
banyak terimakasih

Anonim mengatakan...

kalu tidak suntik TT sebelum menikah apakah berbahaya??? saya menikah tgl 14 nov 2010. kalu suntik sekarang apa tidak masalah????

Anonim mengatakan...

saya sebelum nikah ada di suntik TT, saya menikah tanggal 17 januari 2010. saya disuntik kurang lebih 10 hari sebelum tanggal pernikahan saya. banyak yg bilang kalau suntik TT itu adalah suntik KB, apakah itu benar???? karena sampai sekarang (1 th pernikahan) saya belum juga hamil.. mohon informasinya....trims

Admin mengatakan...

Tidak ada kaitannya suntik TT dengan suntik KB, suntik TT justru akan melindungi ibu hamil dari infeksi saat melahirkan," Suntik TT biasanya diberikan kepada wanita yang akan menikah atau ibu hamil. Suntik TT ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi yang mengakibatkan tetanus pada vagina wanita, saat pertama kali berhubungan seks dan pada saat melahirkan.

Suntik TT ini malah dianjurkan bagi ibu hamil di usia kehamilan 5-6 bulan untuk mencegah terjadinya tetanus pada luka ibu ataupun bayi saat proses kelahiran.

Anonim mengatakan...

sebaiknya untuk suntik TT sendiri itu sesudah apa sebelum haid ?????

Anonim mengatakan...

saya dapat info fakta lain dari vaksin TT bisa merusak garis keturunan karena didalam suntik TT ada mengandung DNA manusia yg artinya akan merusak susunan DNA org yg mendapatkan suntikan TT. sehingga ketika memiliki anak, DNA anak tidak lg menuruni DNA orangtuanya dan tidak heran jika sifat yang menurun pun berbeda dr sifat2 org tuanya.

di negara2 maju justru tidak menggunakan vaksin ini. karna sebenarnya vaksin ini tidak diperlukan, bahkan justru mengaibatkan banyak efek samping

Anonim mengatakan...

suntik TT itu apakah sebanyak 5X??? apakah betul seperti rentang waktunya seperti ini:
1. suntik pertama dilakukan sebelum nikah
2. suntik kedua: 1 bulan dilakukan setelah suntik pertama
3. suntik ketiga: 6 bulan dilakukan setelah suntik kedua
4. suntik keempat: 1 th dilakukan setelah suntik ketiga
5. suntik kelima: 5 th dilakukan setelah suntik keempat.
hal ini dimaksudkan untuk kekebalan ibu selama 25 tahun???

Anonim mengatakan...

Apa saja imunisasi yang diharuskan bagi wanita dewasa yang akan menikah ??
Mohon jawabannya...
Terimakasih.

Anonim mengatakan...

saya akan menikah bulan Fbruari tahun 2012 aku sic banyak bertanya ke orang2 ada yang yang suruh suntuk TT ada yang bilang nda... kalo di suntik TT apa kah benar Akan bikin RahIM kering dan nda bisa Hamil......

Anonim mengatakan...

kalo di tahun 1986 mungkin ya sanitasinya kurang bagus tp sekarang???? kok masih diwajibkan juga...vaksin=memasukkan bibit penyakit yg dilemahkan spy tubuh membentuk anti bodi tp kalo kondisi tubuhnya sdg drop apa tdk malah membahayakan krn sama saja memasukkan bibit penyakit pada tubuh yg lemah anti bodinya...mengapa byk kasus stlh di imunisasi bayi malah sakit bahkan smp ada yg meninggal...mohon direnungkan....

Anonim mengatakan...

Jika Suntik TT itu dilakukan ketika kita sudah hamil bagaimanan?
Mohon informasinya.
Terimakasih!

Anonim mengatakan...

Pada tahun 1990 an,organisasi kesehatan PBB a.k.a WHO melancarkan kampanye vaksinasi pada jutaan wanita di Nikaragua,Meksiko dan Filipina untuk umur 15-45 tahun. Pernyataan resmi mereka mengatakan, vaksinasi itu untuk melindungi diri dari tetanus, penyakit yang disebabkan dari infeksi oleh luka atau goresan. Yang mengherankan, vaksinasi ini sama sekali tidak diberikan kepada para lelaki yang justru lebih rawan terkena luka semacam ini dibandingkan para wanita karena aktivitas keseharian mereka.

Menyadari keanehan ini, Comite Pro Vida de Mexico, sebuah organisasi Katolik Roma pun curiga dan kemudian melakukan tes pada sampel vaksin ini. Hasil tes menguak fakta yaitu vaksin tetanus dari WHO yang disuntikkan pada para wanita usia subur (15-45 tahun) ini mengandung hCG (human Chorionic Gonadotrophin), hormon yang disekresikan secara alami pada awal kehamilan,tapi ketika dikombinasikan dengan toxoid tetanus (carier/pembawa) dalam antibodi menyebabkan ketidakmampuan wanita untuk mempertahankan kehamilannya (keguguran dkk). Tak satupun dari wanita yang divaksinasi diberi keterangan akan hal ini.

Pada tahun 1995, Catholic Women`s League of the Philippines memenangkan gugatan atas UNICEF anti-tetanus program karena vaksin ini telah diselipi dengan B-hCG. Pengadilan Filipina menemukan data bahwa vaksin ini telah diinjeksikan pada 3 juta wanita umur 12-45 tahun. B-hCG vaksin ini juga ditemukan setidaknya di empat negara berkembang (Indonesia masuk gak ya?)

Last but not least,

Apakah agan-agan percaya negara-negara maju di atas yang disponsori Amerika, yang mendukung penuh agresi penuh Israel dan mengabaikan nasib jutaan rakyat Palestina, Irak, Afganistan dkk, bersedia menyumbangkan jutaan dolar begitu saja untuk proyek macam vaksin ini di negara-negara yang mereka sebut dunia ketiga TANPA PAMRIH SAMA SEKALI?

I don't think so

Sumber: http://vanshardware.com/2010/02/bill...with-vaccines/

Anonim mengatakan...

Ass.sy mau tanya, sbelum nikah,sy mendapat suntik TT bln mei,lalu sbulan kemudian suntik TT lg.kemudian sy hamil dan bln november pd umur kehamilan sy hampir 3 bln sy mendapat suntik TT yg k 3 kali.nah pertanyaan sy apakah sy masih harus suntik TT selama masa kehamilan?
Trimakasih..

serabi iyan mengatakan...

mengutip tulisan admin "Suntik TT ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi yang mengakibatkan tetanus pada vagina wanita, saat pertama kali berhubungan seks"
hah... emangnya kelamin laki2 tu dari besi ya...
gkgkgkgkgk

Anonim mengatakan...

sya jdi bingung 2 minggu lg mw nikah kra2 suntik TT ga ya?jd tkut nih sbnarnya harus ga sih?

Anonim mengatakan...

hah... menurut WHO ?
jngn percaya sama yg namanya WHO

Anonim mengatakan...

aduh saya mau suntik TT ni ntar... jadi bimbang gini

Anonim mengatakan...

suntik TT seperti yg disarankan adalah 5 kali, tapi kalau suntik baru 2 kali saja dan tidak melanjutkan suntuk TT lg untuk yg berikutnya apakah ada efek sampingnya? soalnya pengalaman saya setelah menikah 3 bulan dengan melalui proses suntik TT sebelum menikah saya hamil,tp pd bulan ke 4 nya saya mengalami keguguran karena janin tidak berkembang,dan karena sebab itu suami tdk mengizinkan untuk melanjutkan suntik TT lg, mohon informasinya.

Anonim mengatakan...

saya sudah tidak virgin, akn tetapi 2 bln mau menikah saya suntik TT tapi kata dokternya langsung TT4 knp ya???

Anonim mengatakan...

3 minggu lagi saya menikah, tapi saya ga suntik TT berbahaya ga sih???? mohon masukannya..

Anonim mengatakan...

orang yang sudah tidak perawan tapi akan menikah apakah wajib suntik TT? tolong infonya

Anonim mengatakan...

Katanya suntik TT itu untuk mencegah inveksi pada saat melahirkan... kenapa ya pada saat teman saya mau nikah pas mau disuntik TT dia ketahuan sedang hamil malah gak jadi disuntik...???? ini malah jadi tanda tanya besar, kenapa gak jadi ya padahal katanya bagus untuk proses melahirkan??? atau benar suntik TT ada hubungannya dengan KB...?? mohon jawabannya?

Anonim mengatakan...

coba baca ini --> http://health.detik.com/read/2010/03/05/130238/1311939/766/jangan-risau-suntik-tt-sebelum-nikah-aman

anoname mengatakan...

saya sudah di imunisasi TT waktu pernikahan pertama thn 2002, tanggal 7 november lusa saya akan melangsungkan pernikahan lagi yg ke 2 dengan laki2 yg berbeda, apakah saya harus melakukan imunisasi lagi atau tidak ?

Anonim mengatakan...

Kl suntik TT dimana? Di dokter apa maksud sy?
Dokter kandungan kah?atau dokter umum? Atau bgmn? Mohon infonya, trims.

Anonim mengatakan...

Komentar2 diatas kok gak ada bls.annya ya??
Pengen tahu jawabannya....

Anonim mengatakan...

ooo bgitu ya mas bro...
thaks atas info lengkapnya.kbetulan saya juga mau nikah

Anonim mengatakan...

sebulan sblm nikah sy suntik TT kbetulan di bidan desa,knapa suntik emg krn dwajibkan oleh KUA sbg syarat mengurus surat nikah,waktu itu sama bidanx dksh TT4..alhamdulillah stlah 2 bln menikah sy dnyatakan positip..jd ksimpulanx kykx salah deh kalu TT itu mencegah kehamilan atau menyebabkan wnita tdk subur

Supatno Patno mengatakan...

kami ingin menyampaikan bahwa imunisasi dan vaksinasi adalah suatu hal yang berbeda dimana sering terjadi kerancuan.

-Imunisasi: pemindahan atau transfer antibodi [bahasa awam: daya tahan tubuh] secara pasif. Antibodi diperoleh dari komponen plasma donor yang sudah sembuh dari penyakit tertentu.

-Vaksinasi: pemberian vaksin [antigen dari virus/bakteri] yang dapat merangsang imunitas [antibodi] dari sistem imun di dalam tubuh. Semacam memberi “infeksi ringan”.

[Pedoman Imunisasi di Indonesia hal. 7, cetakan ketiga, 2008, penerbit Depkes]

Pro-kontra imunisasi dan vaksin

Jika membaca yang pro, kita ada kecendrungan hati mendukung. Kemudian jika membaca yang kontra, bisa berubah lagi. Berikut kami sajikan pendapat dari masing-masing pihak dari informasi yang kami kumpulkan : Pro Kontra Hukum Imunisasi dan Vaksinasi — Muslim.Or.Id

Anonim mengatakan...

jgn maunya asal manut.. kita juga punya hak nolak untuk kepentingan keluarga kita yg akan kita bentuk nanti.. kita harus tau ilmiahnya!!! kita harus tau sumber terpercayanya, ex.jurnalnya!!! ibarat kita mau pake kita tau isi kandungan&fungsinya apa... kita gak boleh asal nurut aja dr sumber yg blm bner kepastiannya... kita perlu pertimbangan... jgn mau dipermainkan sama orang2 atas yg ingin mempermainkan kita...!!!
itu vaksin yg buat siapa? isinya apa? kadarnya berapa? untuk siapa? dan kenapa?
kalo permainan itu udah sampai ke genetik, BAHAYA!!!
Ya Allah, lindungilah kami yg ingin mendapatkan keturunan yg baik & berilah kami keturunan yg baik... aaamiiin

Azhare Hamzah mengatakan...

Bencana akibat vaksin yang tidak pernah dipublikasikan.

Di Amerika pada tahun 1991 – 1994 sebanyak 38.787 masalah kesehatan dilaporkan kepada Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA. Dari jumlah ini 45% terjadi pada hari vaksinasi, 20% pada hari berikutnya dan 93% dalam waktu 2 mgg setelah vaksinasi. Kematian biasanya terjadi di kalangan anak anak usia 1-3 bulan.
Pada 1986 ada 1300 kasus pertusis di Kansas dan 90% penderita adalah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi ini sebelumnya. Kegagalan sejenis juga terjadi di Nova Scotia di mana pertusis telah muncul sekalipun telah dilakukan vaksinasi universal.
Jerman mewajibkan vaksinasi tahun 1939. Jumlah kasus dipteri naik menjadi 150.000 kasus, di mana pada tahun yang sama, Norwegia yang tidak melakukan vaksinasi, kasus dipterinya hanya sebanyak 50 kasus.

Penularan polio dalam skala besar, menyerang anak-anak di Nigeria Utara berpenduduk muslim. Hal itu terjadi setelah diberikan vaksinasi polio, sumbangan AS untuk penduduk muslim. Beberapa pemimpin Islam lokal menuduh Pemerintah Federal Nigeria menjadi bagian dari pelaksanaan rencana Amerika untuk menghabiskan orang-orang Muslim dengan menggunakan vaksin.
Tahun 1989-1991 vaksin campak ”high titre” buatan Yugoslavia Edmonton-Zagreb diuji coba pada 1500 anak-anak miskin keturunan orang hitam dan latin, di kota Los Angeles, Meksiko, Haiti dan Afrika. Vaksin tersebut sangat direkomendasikan oleh WHO. Program dihentikan setelah di dapati banyak anak-anak meninggal dunia dalam jumlah yang besar.
Vaksin campak menyebabkan penindasan terhadap sistem kekebalan tubuh anak-anak dalam waktu panjang selama 6 bulan sampai 3 tahun. Akibatnya anak-anak yang diberi vaksin mengalami penurunan kekebalan tubuh dan meninggal dunia dalam jumlah besar dari penyakit-penyakit lainnya WHO kemudian menarik vaksin-vaksin tersebut dari pasar di tahun 1992.
Setiap program vaksin dari WHO di laksanakan di Afrika dan Negara-negara dunia ketiga lainnya, hampir selalu terdapat penjangkitan penyakit-penyakit berbahaya di lokasi program vaksin dilakukan. Virus HIV penyebab Aids di perkenalkan lewat program WHO melalui komunitas homoseksual melalui vaksin hepatitis dan masuk ke Afrika tengah melalui vaksin cacar.
Desember 2002, Menteri Kesehatan Amerika, Tommy G. Thompson menyatakan, tidak merencanakan memberi suntikan vaksin cacar. Dia juga merekomendasikan kepada anggota kabinet lainnya untuk tidak meminta pelaksaanaan vaksin itu. Sejak vaksinasi massal diterapkan pada jutaan bayi, banyak dilaporkan berbagai gangguan serius pada otak, jantung, sistem metabolisme, dan gangguan lain mulai mengisi halaman-halaman jurnal kesehatan.
Kenyataannya vaksin untuk janin telah digunakan untuk memasukan encephalomyelitis, dengan indikasi terjadi pembengkakan otak dan pendarahan di dalam. Bart Classen, seorang dokter dari Maryland, menerbitkan data yang memperlihatkan bahwa tingkat penyakit diabetes berkembang secara signifikan di Selandia Baru, setelah vaksin hepatitis B diberikan secara massal di kalangan anak-anak.
Melaporkan bahwa, vaksin meningococcal merupakan ”Bom waktu bagi kesehatan penerima vaksin.” Vaksin Meningococcal disebut juga Vaksin meningitis untuk para calon jemaah Haji dan Umroh yang di wajibkan.
Anak-anak di Amerika Serikat mendapatkan vaksin yang berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Berbagai macam imunisasi misalnya, Vaksin-vaksin seperti Hepatitis B, DPT, Polio, MMR, Varicela (Cacar air) terbukti telah banyak memakan korban anak-anak Amerika sendiri, mereka menderita kelainan syaraf, anak-anak cacat, diabetes, autis, autoimun dan lain-lain.
Vaksin cacar dipercayai bisa memberikan imunisasi kepada masyarakat terhadap cacar. Pada saat vaksin ini diluncurkan, sebenarnya kasus cacar sudah sedang menurun. Jepang mewajibkan suntikan vaksin pada 1872. Pada 1892, ada 165.774 kasus cacar dengan 29.979 berakhir dengan kematian walaupun adanya program vaksin.

anton yossy mengatakan...

Kl wanita sdh hamil boleh disuntik tt tdk?

Marlina Frisca mengatakan...

aq sdh 1 bulan menikah tp q belum sunti TT, kalau suntik TT sekarang msh bisa ga.. soalnya kemarin aq mau suntik kta dokternya vaksin nya lagi hbs.. nh seharusnya bulan ini sdh suntik TT yang ke 2 ... Itu gimana yaa????

Anonim mengatakan...

kalau suntik TT tidak dilanjutkan sampai TT ke-5 gimana yah???

Anonim mengatakan...

Admin,kok nggak ada tanggapan?

fitri larasati mengatakan...

Mohon dbls .. seminggu setelah vaksin saya menikah dalam jangka 2 minggu bekas suntikan tidak apa2 jangka 3 minggu memasuki 4 minggu bekas suntikan menjadi bengkak Dan luar nanah . Apakah setiap orang selalu begitu Yaa . Trus APA solusinyaa

Echo Gabriel mengatakan...

Adminya sudah jadi almarhum.. jadi nggak bisa nge balas koment pengunjung blog.. hahahah

diana puspitasari mengatakan...

Untuk cpw yg sudah hamil dan uk kurang dari 5 bulan maka tidak boleh suntik tt... Untuk yg status tt nya udah tt 5 maka juga tidak wajib tt cpw.. itu sudah tt long life

Anonim mengatakan...

Sya sdah 2 blan menikah, tpi blum ada tanda* positif.. Apa ada hubungannya dengan suntik TT? Soal.y sya tdak lanjut ke suntik yg ke 2

Poskan Komentar